Cara Menjadi Reseller ISP

Batjokes.com – Cara menjadi reseller ISP. Di masa sekarang, menjalankan bisnis pada sektor digital merupakan usaha yang menjanjikan, seperti halnya menjadi reseller Intrernet Service Provider.

Apa itu ISP? ISP adalah singkatan dari Internet Service Provider, disingkat PIJI dalam bahasa Indonesia. ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet, dll kepada pelanggan.

Internet Service Provider memiliki jaringan domestik dan internasional, sehingga pelanggan atau pengguna koneksi yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan Internet global.

Nah apakah Anda penasaran bagaimana cara kerja reseller ISP dan menjadi reseller Internet Service Provider? Di sini kami akan menjelaskan ulasannya secara lengkap kepada Anda, silahkan disimak.

Baca: Cara Menjadi Reseller Yasmeera

Pengertian Reseller ISP

Reseller internet service provider adalah agen orang atau perusahaan pihak ketiga yang membantu klien merancang dan mengelola pembuatan kampanye pemasaran produk ISP. seperti diketahui, ISP adalah internet service provider.

Reseller ISP biasanya melakukan pemasaran online, pemasaran media sosial, pemasaran konten iklan, dan manajemen media sosial. Selain itu, sebenarnya masih banyak contoh pemasaran digital lainnya yang dilakukan oleh agensi.

Kampanye pemasaran internet service provider selalu penting untuk bisnis kecil dan bisnis besar. Sejak saat itu, digital marketing agency pertama yang populer kini menjadi digital marketing agency.

Tips dan Panduan Cara Menjadi Reseller ISP

Tanpa bicara ini itu lagi, mari langsung saja kita menyimak pembahasan dan panduan lengkap cara menjadi reseller ISP terbaru. Silahkan simak ulasannya yang ada di bawah ini.

Jika Anda tertarik untuk menjalankan bisnis Internet Service Provider (ISP) rumahan, Anda harus mengajukan terlebih dahulu ke Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mendapatkan izin usaha dan izin menjadi distributor ISP dan membangun menara.

Namun jika tidak ingin repot dengan masalah perijinan, Anda juga bisa menjadi pengusaha internet rumahan dengan bermitra dengan bisnis sejenis yang sudah berjalan. Salah satu ISP yang menawarkan kemitraan adalah Net Home.

Saat ini Net Home hanya menyediakan sistem mitra bisnis yang berlokasi di Bekasi dan sekitarnya. Namun kini Net Home melebarkan sayapnya ke Depok dan Jakarta. Bertujuan pada dua bidang ini, Net Home hanya menyediakan layanan pengaturan jaringan Internet dan menyediakan sistem yang siap pakai.

Hal ini berbeda dengan wilayah Bekasi dan sekitarnya. Net Home berani menawarkan kemitraan kepada investor. Dengan modal Rp 13,5 juta, mitra berhak memasang internet, bandwidth 128 KB per detik, dan menara seluler siap pakai.

Ketentuan Menjadi Reseller

Meski Anda tidak memiliki keahlian atau pengetahuan yang cukup tentang teknologi jaringan internet, Anda tidak perlu khawatir akan sulit menjalankan bisnis ini. “Kami menyediakan teknisi yang siap untuk perbaikan jaringan,” kata Deddy Kurniawan, seorang marketer di Net Home.

Selain itu, rumah bersih akan terlibat dalam mencari pelanggan untuk semua mitranya. “Jika kami memperoleh pelanggan, kami mendistribusikannya ke mitra di wilayah tempat pelanggan berada,” katanya.

Mitra juga berhak untuk selalu berpartisipasi dalam iklan dan promosi Net Home di semua media, baik di majalah, koran, atau di Internet. Dengan berbagai kemudahan dan kewajiban tersebut, Net Home menggunakan sistem bagi hasil sebesar 60% dari total omzet yang diperoleh mitra.

Omzet Bisnis Reseller

Omset mitra bisnis tentu saja berasal dari pembayaran biaya berlangganan kepada konsumen yang tidak lebih dari pengguna jaringan internet. Untuk menjadi klien, mereka harus membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200.000.

Biaya ini tidak termasuk kabel dan penangkap sinyal radio alias jaringan Internet (decoder) milik pelanggan sendiri. “Semua alat ini bisa kami sediakan jika pelanggan menginginkannya,” kata Deddy.

Untuk itu, pelanggan harus menaikkan total pembayaran biaya pemasangan dan modem menjadi Rp 1 juta. “Biaya pendaftaran dan biaya pemasangan adalah hak Net Home,” kata Deddy.

Keuntungan Menjadi Reseller ISP

Jadi, di mana keuntungan mitra? Tentu saja, mereka dapat berasal dari penerimaan konsumen terhadap layanan berlangganan Internet. Pelanggan harus membayar biaya berlangganan bulanan sebesar Rp 250.000.

Dengan asumsi ini, jika mitra memiliki minimal lima pelanggan, ia akan menerima omset Rp 1,25 juta dari biaya berlangganan. Dari omzet ini, mitra harus menyetor Rp 750.000 ke Net Home. “Sisanya terserah mitra,” katanya.

Menurut perhitungan Deddy, dengan hanya 10 nasabah yang stagnan, mitra bisa menutup investasinya dalam 14 bulan. “Semakin besar jumlah nasabah, semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk pengembalian investasi,” ujarnya.

Deddy meyakini, semakin tinggi minat masyarakat dalam menggunakan internet, maka pasar untuk bisnis tersebut akan terus tumbuh. Bahkan jika mereka dapat memiliki 45 klien dalam setahun, omset mereka akan tumbuh menjadi 11,25 juta rupiah, dan mitra menghasilkan keuntungan sekitar 5,62 juta rupiah per bulan.

Tentu saja, mitra harus menjaga kualitas layanan Internet yang stabil dan cepat. Artinya, penambahan bandwidth ada konsekuensinya, kata Deddy. Mereka tidak bisa lagi mengandalkan kapasitas 128 KB per detik yang awalnya hanya dilayani sekitar 15 pengguna internet.

Namun, ini bukan masalah bagi mitra, karena peningkatan bandwidth tidak berarti biaya tambahan. Net Home akan langsung menambah kebutuhan bandwidth tambahan.

Kesimpulan

Demikian artikel tips cara menjadi reseller isp yang sudah lengkap kami sampaikan dalam penjelasan di atas. Semoga informasinya bermanfaat sehingga Anda bisa mengetahui panduan menjadi reseller ISP.