Cara Menjadi Reseller Alat Pancing

Batjokes.com – Cara menjadi reseller alat pancing. Bisnis menjual alat pancing merupakan salah satu yang menguntungkan di masa sekarang. Apalagi hobi tersebut semakin digemari banyak laki-laki.

Berbagai macam produk alat pancing bisa diperjualbelikan sebagai reseller. Contohnya seperti reel, senar, kail, joran, pelampung, swivel, snap, timah, umpan, stopper, dan jaring.

Berbeda dengan cara menjadi reseller kosmetik, untuk menjadi reseller alat pancing Anda harus menargetkan target pasar laki-laki. Maka dari itu dibanding mengutamakan harga murah, lebih baik jual alat pancing berkualitas.

Selain itu masih banyak tips dan cara menjadi reseller produk alat pancing yang penting untuk diketahui lainnya. Bagi yang ingin mencari tahu, berikut informasi lengkapnya yang dapat Anda simak.

Apa Itu Reseller Alat Pancing

Reseller atau penjual alat pancing adalah orang yang melakukan penjualan produk alat pancing kepada masyarakat. Mereka melakukan pembelian terlebih dahulu ke suplier, agen, distributor, atau langsung kepada produsen.

Pembelian yang dilakukan dalam jumlah banyak akan mendapatkan potongan harga. Ada juga beberapa perusahaan yang membuka kemitraan resmi sehingga Anda bisa memperoleh harga alat pancing lebih murah lagi.

Alat pancing yang murah tersebut kemudian dijual kepada konsumen untuk mendapatkan keuntungan. Sama seperti cara menjadi reseller Shopee, makin banyak produk yang dijual maka semakin besar keuntungan atau margin yang diperoleh.

Istilah Alat Pancing

Sebagai seorang reseller alat pancing, tentu saja Anda harus mengetahui istilah umum dalam dunia pancing termasuk detail alat pancingnya, berikut bebeerapa di antaranya.

  • Kail (Hook) : Mata kail
  • Kenur (Lines)
  • Penggulung (Reel)
  • Joran (Rod)
  • Pelampung: Terbuat dari kayu, busa, gabus, fiber glass atau plastik
  • Nikelin : Nikelin atau kawat untuk mancing ikan bergigi tajam seperti barracuda, tenggiri, dan lainnya.
  • Kili-kili : Ada dua macam, kili-kili peniti dan kili-kili biasa.
  • Timah : Timah/pemberat
  • Sabiki/kotrek : Sabikimerupakan rangkaian beberapa mata kail (minimal 5 kail) yang dibuat; bentuknya menyerupai makanan ikan sehingga ikan dengan segera menyambar rangkaian pancing ini.
  • Umpan : bisa berupa ramuan sampai umpan hidup ataupun mati. Contohnya seperti ikan kecil, udang, maupun cumi-cumi.
  • Gunting : alat memotong/mengguntin baik itu untuk umpan, kenur yang kusut, atau rangkaian mata kail yang rusak/kusut.

Modal Awal Reseller Alat Pancing

Dari satu pack alat pancing Rp 10 juta bisa dijual seharga Rp 20 juta lebih. Kemudian semakin lengkap alat pancingnya maka usaha Anda juga akan menjadi semakin ramai ditargetkan oleh para pecinta pancing.

Keuntungan menjual alat pancing juga sangat menggiurkan, setidaknya uang senilai 50% dari modal bisa diperoleh menjadi keuntungan. Ditambah dengan adanya beberapa acara TV yang menyiarkan pengalaman memancing membuat hobi ini makin diminati.

Supaya Anda bisa menjalani usaha toko pancing yagn lengkap, setidaknya modal Rp 10-20 juta saja cukup. Tinggal teruskan dengan strategi bisnis Anda lalu mulailah berjualan untuk memperoleh banyak pelanggan.

Cara Menjadi Reseller Produk Alat Pancing

Simak informasi lengkap tentang tata cara menjadi reseller produk alat pancing terbaru. Simak informasi lengkapnya yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber, berikut pembahasannya.

1. Membuat Izin Toko Alat Pancing

Meski berbentuk usaha mikro atau kecil-kecilan, namun zin usaha harus tetap dibuat supaya legal dan diakui pemerintah setempat. Tujuannya agar Anda bisa mengantisipasi pemberhentian sewaktu-waktu ke depannya dari pihak pemerintah.

Izin usaha juga berfungsi sebagai syarat supaya dapat meminjam uang ke bank. Jadi apabila Anda mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) ke bank atau jenis pinjaman untuk modal lainnya maka akan semakin dipermudah.

2. Cari Supplier Alat Pancing

Cara menjadi reseller alat pancing berikutnya yaitu mencari supplier yang menyediakan berbagai peralatan pancing lengkap serta murah. Pastikan juga supplier tidak terlalu jauh dari tempat Anga untuk memperhatikan ongkos kirim barang.

Maka dari itu sebelum mantap mendirikan toko alat pancing, ada baiknya mencari reseller terlebih dahulu apakah ada di daerah Anda atau tidak. Bila tidak ada, mungkin Anda bisa menjalani bisnis lain seperti agen pulsa atau agen tiket pesawat misalnya.

3. Pilih Lokasi Bisnis

Di mana sebaiknya Anda memulai bisnis menjadi reseller alat pancing? Yang jelas bukan didirikan di tempat yang sepi. Buka toko haruslah di tempat stragetis yang ramai dan dekat dengan tempat-tempat umum.

Anda bisa mempertimbangkan pinggir jalan, pasar umum, tradisional, serta pantai yang ada banyak pemancingnya. Pertimbangkan juga modalnya apakah Anda sudah siap modal mendirikan toko di tempat tersebut atau belum.

4. Promosikan

Terakhir, menurut donabisnis.com Anda bisa mempromosikan bisnis Anda supaya lebih dikenal masyarakat. Cara efektifnya bisa promosi secara online via Instagram, Facebook, WhatsApp, dan mulailah dengan promosi ke teman terdekat Anda.

Jangan lupa aktif di grup pemancing seperti Facebook atau channel Telegram. Selain itu cara ini juga bisa dilakukan supaya Anda bisa menjual alat pancing sebagai reseller secara online.

Akhir Kata

Sampai di sini terlebih dahulu pembahasan dari kami mengenai cara menjadi reseller alat pancing terbaru. Mudah-mudahan penjelasan yang telah kami uraikan dapat bermanfaat khususnya bagi yang ingin menjual produk alat pancing.