Agen Asuransi

Batjokes.com – Agen asuransi. Bisnis ini memang sulit dijalani, namun sekalinya mendapatkan closing profit dan keuntungan yang bisa diperoleh akan menjadi sangat besar dan berlimpah.

Asuransi adalah suatu bentuk kesepakatan antara tertanggung dan penanggung.
Asuransi adalah salah satu bentuk pengendalian risiko dengan mengalihkan risiko dari satu pihak ke pihak lain (dalam hal ini perusahaan asuransi).

Asuransi adalah suatu bentuk perjanjian antara dua pihak, tertanggung dan penanggung, di mana tertanggung membayar penanggung untuk menerima beberapa bentuk kompensasi atas risiko keuangan yang mungkin terjadi.

Asuransi memiliki beberapa tujuan, antara lain, sebagai penjamin bagi nasabah terhadap risiko yang akan mereka hadapi jika terjadi peristiwa yang tidak terduga. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi klien karena jumlah kerugian yang diderita tidak menentu.

Baca: Agen Fashion

Apa Itu Agen Asuransi?

Agen asuransi adalah orang yang bertindak sebagai pemasar produk asuransi. Biasanya, agen menjadi “jembatan” antara perusahaan asuransi (sebagai penanggung) dan Anda (sebagai tertanggung) yang ingin dilindungi dari risiko.

Secara hukum, definisi agen asuransi sesuai UU No 2 Tahun 1992 di Pasal 1 Ayat 10 adalah sebagai berikut:

Agen Asuransi adalah seseorang atau badan hukum yang kegiatannya memberikan jasa dalam memasarkan jasa asuransi untuk dan atas nama Penanggung.

Sementara itu, sesuai dengan definisi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan):

Agen Asuransi merupakan orang yang bekerja sendiri atau bekerja pada badan usaha, yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan asuransi atau perusahaan asuransi syariah dan memenuhi persyaratan untuk mewakili perusahaan asuransi atau perusahaan asuransi syariah memasarkan produk asuransi atau produk asuransi syariah sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.

Cara Kerja Agen Asuransi

Agen asuransi umumnya menawarkan produk asuransi kepada calon klien. Jika prospek tertarik, agen asuransi akan menjelaskan informasi tentang produk asuransi dan membuat kesepakatan antara prospek dan perusahaan asuransi.

Perjanjian yang disepakati tersebut dituangkan dalam suatu dokumen resmi yang disebut polis asuransi. Setelah itu, agen asuransi akan menerima sebagian komisi dari penjualan tersebut.

Jika ada klaim atas risiko yang diperjanjikan dalam polis asuransi di kemudian hari, nasabah dapat mengajukannya langsung melalui agen. Itulah sedikit ulasan mengenai cara kerja seorang agen.

Tugas dan Tanggung Jawab

Tanggung jawab seorang agen cukup banyak. Mereka harus bisa menjelaskan produk asuransi dengan baik, menjualnya dengan cara yang benar, dan menjadi “wajah” perusahaan asuransi.

Karena itu, pekerjaannya cukup berat. Namun, itu pasti sepadan. Tanggung jawab insurance agent juga terbagi menjadi 4 bidang, yaitu:

  • tugas sendiri. Agen harus bisa mengembangkan diri. Tidak peduli bagaimana Anda berkomunikasi dengan orang lain, kembangkan kecerdasan emosional dan kuatkan diri Anda terhadap penolakan. Oleh karena itu, agen harus mampu mempertanggungjawabkan diri dan mengikuti perkembangan dan adaptasi yang ada.
  • ditugaskan ke perusahaan. Agen harus bisa memahami cara kerja asuransi dan produk asuransi khusus apa yang ditawarkan perusahaan. Oleh karena itu, agen juga harus mampu beradaptasi dengan perusahaan.
  • tugas klien. Sebagai nasabah perusahaan asuransi, nasabah sebagai pemegang polis atau tertanggung perlu mengetahui informasi produk. Oleh karena itu, tugas ageni adalah membangun hubungan yang baik, sekaligus membantu nasabah untuk lebih mengenal produk asuransi.
  • tanggung jawab kepada masyarakat. Tidak hanya nasabah, tanggung jawab agen untuk memberikan informasi yang akurat juga berlaku bagi masyarakat luas. Dengan cara ini, orang lain juga dapat mengembangkan pandangan yang lebih positif terhadap perusahaan dan industri asuransi secara keseluruhan.

Syarat Menjadi Agen Asuransi

Ketika ingin menjadi agen asuransi juga ada beberapa syarat yang harus Anda ketahui. Menjadi agen tidaklah mudah. Anda harus mematuhi banyak peraturan dari pemerintah atau kebijakan perusahaan itu sendiri.

Menurut Peraturan Pemerintah no 73 Tahun 1992 pada pasalnya yang ke-27, ada beberapa peraturan mengenai agen, yaitu:

  • Anda hanya bisa menjadi agen asuransi pada 1 perusahaan asuransi;
  • Wajib ada ikatan perjanjian keagenan antara Anda dan perusahaan asuransi;
  • Perusahaan asuransi bertanggung jawab atas semua tindakanmu yang berhubungan dengan pembelian, pendaftaran, atau proses transaksi asuransi;
  • Anda wajib memberikan informasi mengenai penawaran produk asuransi secara akurat dan jelas.

Oleh karena itu, ada beberapa persyaratan untuk menjadi agen asuransi. Misalnya:

  • Baik dalam komunikasi. Produk asuransi itu kompleks, jadi Anda harus bisa menjelaskan produk secara detail, jelas, dan mudah dipahami. Dengan cara ini, calon pelanggan akan tertarik.
  • Pelajari tentang produk. Jika Anda tidak memahami asuransi, tidak peduli seberapa baik Anda berkomunikasi, itu tidak berguna. Oleh karena itu, perlu dipahami terlebih dahulu seluk beluk produk asuransi. Terutama produk asuransi dari perusahaan yang Anda lamar.
  • mau belajar. Produk asuransi terus berubah. Produk baru, informasi baru. Tergantung pada segmen produknya, cara menjangkau calon pelanggan terus berkembang, bukan? Jadi Anda harus semangat belajar agar tidak ketinggalan jaman!
  • Kecerdasan emosional. Jika Anda hanya tahu tentang produk, calon pelanggan belum tentu tertarik untuk membelinya. Mungkin mereka mengerti tapi tidak tertarik. Oleh karena itu, sebagai agen, Anda harus bisa membangun keintiman emosional dengan calon klien melalui kecerdasan emosional Anda. Dengan begitu, mereka akan mempercayai Anda.
  • gigih. Bekerja di bidang pemasaran produk memang tidak mudah. Bahkan jika klien menolak Anda, Anda membutuhkan pola pikir yang kuat untuk terus berjalan. Anda juga harus dapat mencapai tujuan tertentu yang telah diberikan perusahaan kepada Anda.

Akhir Kata

Itulah pengertian agen asuransi yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi di atas bermanfaat sehingga kita bisa menjadi seorang insurance agent yang sukses dan mendapat profit besar.